Gulai Ikan Patin
Isi resep
Pengantar
Gulai ikan patin umum di Sumatera: kuah santan kuning lembut dengan asam yang menyeimbangkan lemak ikan. Cocok untuk makan siang keluarga.
Patin mudah hancur, jadi jangan sering diaduk. Masak api sedang hingga ikan matang dan bumbu meresap.
Daun kunyit dan serai memberi aroma khas gulai yang tidak tergantikan.
Persiapan & memasak
- Persiapan15 menit
- Memasak30 menit
- Total45 menit
- Porsi4 porsi
- TingkatMenengah
Peralatan yang dibutuhkan
- wajan atau panci
- blender
- spatula
Bahan-bahan
- 800 g ikan patin, potong, bersihkan
- 1 sdm air asam jawa
- 1 sdt garam untuk melumuri
- 700 ml santan
- Bumbu halus: 8 bawang merah, 4 bawang putih, 6 cabai merah, 3 cm kunyit, 2 cm jahe, 3 kemiri, 1 sdt ketumbar
- 2 batang serai, geprek
- 2 lembar daun kunyit
- 3 lembar daun jeruk
- 1 buah asam kandis atau 1 sdm air asam
- 1,5 sdt garam
- 1/2 sdt gula
- 2 sdm minyak
Cara membuat
- Bersihkan patin, lumuri air asam dan garam. Diamkan 15 menit.
- Haluskan bumbu gulai. Tumis dengan serai, daun kunyit, dan daun jeruk hingga harum.
- Tuang santan sedikit demi sedikit. Masak api sedang hingga hampir mendidih.
- Bumbui garam, gula, dan asam. Koreksi rasa kuah.
- Masukkan ikan. Masak tanpa banyak mengaduk hingga matang (15–20 menit).
- Angkat hati-hati agar potongan utuh. Sajikan dengan nasi dan sambal.
Tips dapur
- Jangan sering diaduk agar ikan utuh.
- Goyang panci jika perlu meratakan kuah.
- Asam menyeimbangkan lemak patin.
- Pilih patin segar yang baunya netral.
Sajikan bersama
- nasi putih
- sambal lado
- lalapan
- perkedel
Cara menyimpan
Tahan 1–2 hari di kulkas. Panaskan api kecil. Ikan akan lebih mudah hancur setelah dipanaskan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mengaduk kasar hingga patin hancur.
- Santan pecah karena api terlalu besar.
- Kurang asam hingga terlalu lemak.